Sahabat Dekat Nabi yang Diam saat Diomelin Istri

Siapa di antara para pembaca yang takut dengan istri, mungkin ada mungkin tidak, jika ada berarti menjadi suami takut istri. Wanita memang mempunyai banyak karakter, ada yang feminim, tomboy dan bahkan ada yang cerewet. Di balik cerewetnya seorang wanita mungko ada hikmahnya, yaitu biasanya cerewetnya seorang wanita adalah membangun untuk lebih baik.
pernikahan
pernikahan
Di dalam Al Qur’an disebutkan yang kurang lebih artinya bahwa jika kamu membenci sesuatu pada diri seorang istri, bisa jadi hal tersebut adalah baik untuk dirimu. Jadi jika ada hal yang kurang disenangi pada seorang istri bisa jadi hal tersebut adalah hal yang baik. Sahabat dekat Nabi yang diam saja saat diomelin istri adalah sahabat Umar.

Tentu cukup aneh di telinga kita karena sahabat Nabi tersebut terkenal dengan pandai berkelahi dan tegas dalam menghadapi masalah. Kisahnya disebutkan dalam sebuah kitab bahwa pada zaman sahabat Umar menjadi khalifah ada seorang sahabat lain yang mempunyai istri cerewet.

Setiap hari ia diomelin istrinya sehingga di tidak tahan lagi dalam keadaan tersebut dalam hidupnya, sehingga ia mencoba mencari solusi. Kemudian ia pergi ke rumah sahabat Umar untuk menceritakan semua masalahnya dan mendapatkan jawaban dan solusi. Setelah pergi dan sampai di depan rumah sahabat Umar, ia mendengar Umar sedang diomelin istrinya.

Pada saat diomelin istrinya sahabat Umar hanya diam saja sehingga ia tidak menjawab semua apa yang diucapkannya. Setelah mendengar apa yang terjadi di dalam rumah sahabat Umar, ia sangat terkejut akan hal tersebut. Bahwa Umar adalah seorang khalifah dan juga terkenal dengan pribadi yang tegas dan ditakuti, sedang diomeli istrinya.

Setelah tahu hal itu sahabat tersebut memutuskan pulang karena tidak ada gunanya menceritakan masalahnya, karena Umar pun mempunyai masalah yang sama. Saat akan pergi terdengar suara memanggil dari dalam menanyakan siapa gerangan orang yang di luar. Kemudian Umar menanyakan keperluannya untuk apa datang ke rumahnya.

Kemudian sahabat tersebut menceritakan masalahnya dan Umar pun menjawab masalah tersebut. Bahwa seorang istri adalah orang yang melayani hasrat suaminya, saat sang suami hasratnya menggebu gebu istri akan selalu melayani dan menerima hasrat tersebut. Selain itu istri adalah orang yang mengurus dan merawat anak anaknya dalam keluarga.

Untuk itu kita harus selalu bersabar pada saat istri cerewet dan mengomel, mungkin saja hal tersebut adalah sesuatu yang membangun untuk lebih baik lagi. Dalam kitab lain diterangkan bahwa orang yang bersabar dan diam pada saat istri mengomel maka akan mendapatkan pahala seperti pahalanya nabi Ayub.

Nabi Ayub adalah nabi yang terkenal akan kesabarannya, Ia pernah diberi cobaan oleh Allah sebuah penyakit kulit yang parah, namun Ia tetap bersabar sampai sembuh. Begitulah keutamaan bersabar pada saat istri cerewet semoga bermanfaat bagi para pembaca. 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel