Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Seorang Dukun Membunuh 42 Korbannya di Kebun Tebu

Seorang dukun yang berinisial as atau yang ahmad suradji telah membunuh semua korbannya di sebuah kebun tebu. Jumlah korbannya tidak main main, yaitu sebanyak 42 korban dan semuanya adalah seorang wanita. Dukun as adalah seorang yang lahir pada tahun 1949, ia tinggal di daerah deli sumatra utara.
pembunuhan
pembunuhan
Ia memiliki istri yang berjumlah tiga dan mereka juga membantu dukun as untung menghabisi para korbannya. Awal mula terkuaknya kasus tersebut yaitu ketika ada seseorang yang melihat sesosok mayat di sebuah kebun tebu. Kemudian hal tersebut dilaporkan ke polisi untuk ditindaklanjuti, setelah diteliti ternyata ia adalah seorang wanita yang bernama dewi.

Nama lain dukun as adalah nasib kelewang karena ia sebelumnya adalah seorang pencuri sapi yang menggunakan kelewang. Kemudian ia di penjara karena kelakuannya tersebut, setelah keluar dari penjara kemudian ia membuka praktik perdukunan. Motif dukun as membunuh para korbannya yaitu untuk mengamalkan sebuah ilmu dukun yang ia ketahui.

Awalnya ia bermimpi untuk membunuh 70 orang perempuan dan menghisap air liurnya agar mendapatkan sebuah tujuan. Kemudian ia membunuh para pasiennya yang perempuan untuk tujuan tersebut dibantu para istrinya. Hingga suatu saat akhirnya salah satu mayat korbannya ditemukan oleh seseorang da melaporkan ke polisi.

Polisi kemudian menyelidikinya dan korban tersebut adalah bernama dewi, dewi diketahui terakhir hilang saat pergi ke rumah dukun as. Setelah di geledah, di rumah dukun as terdapat barang dewi yang tertinggal kemudian dukun polisi mencurigai dukun as sebagi pelakunya. Setelah diteliti lebih lanjut ternyata korban dukun as tidak hanya satu melainkan banyak.

Di kebun tebu tersebut terdapat banyak kuburan para korban dukun as yang sudah lama dan menjadi tulang belulang. Akhirnya dukun as mengakui telah membunuh para korbannya, total korban berjumlah 42 orang. Ia mengatakan bahwa membunuh para korbannya untuk mengamalkan sebuah ilmu perdukunan yang ia dapat dari mimpi.

Cara membunuh korbannya, dukun as mengajak korban ke sebuah kebun tebu untuk melakukan sebuah ritual. Di tempat tersebut sudah disiapkan sebuah lubang dan pada saat itulah dukun as membunuh korbannya dengan dibantu istrinya. Ia melakukan pembunuhan tersebut selama puluhan tahun, antara tahun 1986 sampai 1997.

Akhirnya dukun as di hukum mati dan pada tahun 2008 ia dieksekusi sehingga ia meninggal pada waktu tersebut. Selain itu istri dukun as juga dijatuhi hukuman karena membantunya untuk membunuh korbannya. 

Post a Comment for "Seorang Dukun Membunuh 42 Korbannya di Kebun Tebu"