Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Nabi Yusuf Menolak Rayuan Zulaikha karena Takut kepada Allah

Nabi Yusuf adalah nabi yang sangat tampan dan baik hati, ia adalah putra dari nabi Yakub dari istri keduanya. Dikisahkan bahwa ia telah dimasukan ke dalam semur oleh para saudaranya dan kemudian selamat dari sumur tersebut. Ia diselamatkan oleh musafir yang lewat dan akan mengambil air di sumur tersebut.
piramida
piramida
Setelah selamat, musafir tersebut menjadikan nabi Yusuf budak dan akan menjualnya di kota yang akan di tujunya. Karena nabi Yusuf adalah orang yang tampan, maka dianggap harganya akan mahal jika di jual. Daerah yang akan diituju oleh musafir dan nabi Yusuf adalah negara mesir.

Setelah sampai di negara mesir, musafir tadi menjual nabi Yusuf kepada seorang pejabat di negara tersebut. Kemudian nabi Yusuf dibawa pulang ke rumah pejabat tadi untuk dijadikan pembantu. Pejabat tersebut mempunyai istri yang bernama zulaikha, ia adalah wanita yang cantik jelita.

Pada waktu awal menjadi pembantu, nabi Yusuf adalah pemuda yang masih kecil dan ia snagat patuh kepada majikannya. Hari demi hari, tahun demi tahun, nabi Yusuf menjadi laki laki yang sangat tampan dan menjadikan zulaikha mencintainya. Pada suatau hari suami zulaikha pergi, ia mengunci semua pintu dan jendela rumah.

Hal tersebut ia lakukan karena ia ingin merayu nabi Yusuf untuk “bercinta”, dan setelah semua tertutup ia memanggil nabi Yusuf. Kemudian zulaikha mualai merayu kepada nabi Yusuf, walaupun di dalam hatinya menyukai zulaikha, akan tetapi ia lebih takut kepada Allah. Maka nabi Yusuf menolaknya dan pergi lari menuju pintu untuk keluar.

Pada saat akan lari zulaikha menarik baju belakang nabi Yusuf hingga robek, akan tetapi ia tetap lari menuju pintu. Betapa kagetnya saat nabi Yusuf membuka pintu ternyata majikannya di depannya. Saat zilaikha melihat suaminya, ia sangat takut dan bingung, maka ia menuduh bahwa nabi Yusuf telah merayunya.

Setelah itu keadaan menjadi ramai, bahwa terjadi sesuatu di dalam rumah zulaikha yang akan menjadi perdebatan. Setelah di tuduh merayu, nabi Yusuf menolaknya bahwa zulaikha lah yang merayunya. Ada yang mengatakan jika baju yang ribek di bagian depan, maka nabi Yusuf yang merayu, tetapi jika bagian belakang yang robek, maka zulaikha yang merayu.

Pada kenyataannya baju belakang nabi Yusuf lah yang robek, maka ia disimpulkan tidak bersalah. Akan tetapi karena zulaikha dan suakinya malu akan kejadian tersebut, maka nabi Yusuf diputuskan bersalah dan di penjara. Memang begitulah cobaan orang yang dekat dengan Allah, berat dan sulit bagi orang biasa.

Zuaikha sangat malu karena menjadi gunjingan orang bahwa ia telah merayu budaknya sendiri di rumahnya. Untuk mengurangi rasa malunya dan semua orang mengerti kemudian zulaikha mengundang untuk sebuah jamuan makan kepada semua istri pejabat di mesir. Pada hari semuanya datang para undangn diberi jamuan, diantaranya yaitu buah apel yang disediakan sebuah pisau untuk mengupasnya.

Pada saat para undangan mengupas apel, nabi Yusuf disuruh menghidangkan makanan di tengah jamuan tersebut. Secara spontan para hadirin terpukau denga ketampanan nabi Yusuf seperti tudak sadarkan diri. Setelah nabi Yusuf masuk kembali, para hadirin dikejutkan oleh hal lain, yaitu tangannya telah berdarah darah.

Itu disebabkan karena saat megiris apel, tidak terasa telah mengiris tangan sendiri sendiri saat melihat nabi Yusuf. Zulaikha menunjukan bahwa ia menggoda nabi Yusuf bukan karena ia wanita yang rendah, akan tetapi karena ketampanannya yang di luar kebiasaan. Setelah kejadian tersebut para hadirin sadar akan masalah yang sebenarnya.

Setelah masuk penjara, nabi Yusuf mempunyai dua teman yang juga menjadi tahanan karena di tuduh akan meracuni raja. Pada suatu hari kedua teman nabi Yusuf bermimpi, yang pertama bermimpi memeras anggur untuk dijadikan minuman. Yang kedua bermimpi di atas kepalanya ada roti dan di makan oleh burung brung.

Dari mimpi tersebut kedua temannya menceritakan kepada nabi Yusuf, kemudian ia menafsirkan mimpi tersebut. Bahwa bermimpi memeras anggur adalah nanti akan dibebaskan dari penjara. Dan bermimpi di atas kepala ada roti dan di makan burung adalah bahwa nanti akan di hukum mati oleh raja.

Di kemudian hari tafsir dari nabi Yusuf tersebut menjadi kenyataan, dan ia dikenal orang yang bisa menafsirkan mimpi. Di lain hari raja mesir bermimpi melihat tujuh sapi yang gemuk gemuk, dan tujuh sapi yang kurus kurus. Kemudian sapi yang kurus tersebut memakan sapi yang gemuk, setelah bangun, raja penasaran dan tidak tahu maksud dari mimpinya.

Setelah menanyakan maksud mimpinya kepada semua ahli tafsir mimpi di seluruh negara mesir, raja tidak mendapatkan jawaban. Akhirnya penjaga penjara nabi Yusuf menghadap raja, kemudian ia menyampaikan bahwa ada seorang tahanan yang dapat menafsirkan mimpi. Nabi Yusuf pernah menafsirkan mimpi dua orang tahanan dan ternyata menjadi kenyataan.

Kemudian nabi Yusuf dipanggil untuk menghadap raja, kemudian ia di minta untuk menafsirkan mimpinya. Nabi Yusuf menjawab bahwa tujuh tahun ke depan negara mesir akan makmur karena panennya berhasil. Dan tujuh tahun kemudian akan terjadi gagal panen, sehingga terjadi kelangkaan makanan.

Untuk itu tujuh tahun pertama harus digunakan untuk memaksimalkan menanam gandum, sehingga bisa di simpan untuk tujuh tahun berikutnya. Apa yang ditafsirkan nabi Yusuf menjadi kenyataan dan raja sangat senang dengan nabi Yusuf. Kemudian ia dibebaskan dari penjara dan menjadi pejabat bagian penyimpanan gandum di mesir.

Kelanjutan dari zulaikha yaitu … Pada suatu hari suami zulaikha meninggal dunia, dan ia hidup tanpa ada yang mendampingi. Kemudian raja menjodohkan antara nabi Yusuf dan zulaikha dan disambut gembira oleh keduanya. Setelah menikah, pada malam pertama nabi Yusuf mengatakan kepada zulaikha bahwa pertemuan inilah yang diinginkan.

Pertemuan tersebut lebih baik dibandingkan dengan apa yang terjadi dulu saat ia dirayu oleh zulaikha. Kemudian zulaikha menjawab bahwa ia dulu tidak pernah diberi nafkah batin oleh suaminya. Sedangkan di rumahnya ada laki laki yang sangat tampan sehingga ia merayu nabi Yusuf. Love stories yang indah …

Setelah nabi Yusuf menjadi pejabat istana maka tiba waktunya saat tahun gagal panen, sehingga semua orang dari penjuru daerah kekurangan pangan. Semua orang pergi ke ibu kota mesir untuk membeli gandum untuk di makan sehari hari. Tidak terkecuali keluarga nabi Yakub, para putranya pergi ke mesir untuk membeli gandum.

Saat di tempat pembelian nabi yusuf yang mengurusi masalah gandum melihat para saudaranya yang dahulu memasukannya ke dalam sumur. Akan tetapi para saudaranya tidak menyadarinya bahwa nabi Yusuf melihat dan mengenali mereka. Kemudian nabi Yusuf mempunyai ide untuk mengumpulkan saudaranya dan datang ke mesir.

Saat para saudaranya akan pulang nabi Yusuf mengatakan kepada mereka jika besok ingin membeli gandum lagi, harus membawa saudara mereka yang bernama  benyamin dan mereka menyanggupinya. Saat gandum keluarga nabi Yakub akan habis maka, mereka akan pergi ke mesir untuk membeli gandum.

Para saudara nabi Yusuf meminya izin kepada ayahnya untuk membawa benyamin karena pejabat mesir memintanya. Jika tidak maka mereka tidak boleh membeli gandum lagi di mesir dan itu akan menjadi masalah. Akhirnya nabi Yakub memperbolehkannya walaupun berat, karena khawatir kehilangannya seperti nabi Yusuf.

Kemudian rombonga pergi ke negara mesir untuk membeli gandum, setelah sampai di sana mereka membeli gandum dan pulang. Saat akan pulang nabi Yusuf membuat muslihat dengan memasukan barang berharga ke dalam karung gandum milik para saudaranya. Tujuannya adalah agar nabi Yusuf bisa bersama benyamin dan tinggal di mesir.

Akhirnya para saudara nabi Yusuf dituduh mencuri dengan barang bukti yang ada di dalam karung gandum mereka. Dengan keputusan nabi Yusuf mereka bebas dan boleh pulang dengan syarat menyerahkan adik mereka yang bernama benyamin. Walaupun berat para saudara nabi Yusuf menyanggunpinya, karena ayah mereka akan kecewa karena kehilangan anak kesayangannya lagi.

Ketika akan pulang nabi Yusuf menitipkan baju untuk diberikan kepada ayah mereka ketika sampai di rumah. Ketika mereka sampai di rumah, kemudian mereka menceritakan semua kejadian di mesir. Nabi Yakub sedih mendengar hal tersebut, dan ketika menerima baju yang di titipkan, ia mencium baju tersebut.

Ia sangat terkejut bahwa baju tersebut adalah milik nabi Yusuf, ia tahu dengan hanya menciumnya karena ia sangat mengenal putranya. Kemudian karena sangat senang, nabi Yakub bisa melihat kembali, karena sebelumnya ia buta matanya disebabkan terus menangis saat kehilangan nabi Yusuf.

Dengan menyadari pejabat yang ada di mesir adalah nabi Yusuf, akhirnya nabi Yakub dan para putranya pergi ke mesir. Setelah sampai di mesir nabi Yakub dan para putranya bertemu dengan nabi Yusuf dengan gembira. Para saudara nabi Yusuf yang dahulu bersalah, meminta maaf kepadanya, dan ia pun memaafkannya. Sampai akhirnya mereka hidup dengan bahagia, demikianlah ceritanya, semoga bermanfaat bagi para pembaca.

Post a Comment for "Nabi Yusuf Menolak Rayuan Zulaikha karena Takut kepada Allah"