Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Cerita Lengkap Ashabul Kahfi Tidur 300 tahun di Dalam Gua

Ashabul kahfi adalah orang orang yang tidur di dalam gua selama 300 tahun karena kebesaran Allah. Kisah ashabul kahfi di sebutkan dalam Al Quran sehingga banyak diceritakan oleh orang islam. Diceritakan berawal dari sebuah kerajaan yang ada dekat negara turki “sekarang”, di daerah timur tengah.
gua
gua
Pada suatu hari raja dari negara tersebut meninggal dunia, sehingga negara tersebut akhirnya dikuasai oleh negara romawi. Raja yang baru, menguasai kerajaan yang makmur sehingga kerajaan tersebut adalah kerajaan yang kaya. Kemudian raja membangun sebuah istana kerajaan yang sangat luas dengan dihiasi pertamanan.

Seluruh istana mempunyai bau yang wangi, sehingga akan menjadikan orang yang masuk terpukau dengan keindahan dan kenyamanan istana tersebut. Istana sangat luas hingga sampai jarak 5 km, dan untuk membuat wangi seluruh istana yaitu dengan adanya petugas yang membawa minyak wangi dengan ember.

Kemudian ada burung yang terbang ke dalam ember, setelah itu terbang ke bagian istana, sehingga sekelilingnya menjadi wangi. Raja tersebut berkuasa dengan banyak menteri, akan tetapi ada enam orang yang mempertimbangkan setiap keputusan. Enam orang tersebut mempunyai pikiran yang cerdas yang tiga ada di sisi kanan raja, kemudian yang tiga lagi ada di sisi kirinya.

Pada suatu hari raja mengatakan kepada enam orang tersebut, bahwa raja adalah orang yang selalu berpuasa. Ia juga selalu dalam kondisi sehat, sehingga ia minta untuk dianggap Tuhan dan disembah oleh rakyatnya. Enam orang tersebut pun menjadi bingung karena raja bersikap seperti itu.

Di lain hari enam orang tersebut berdiskusi bahwa raja minta di sembah, dan di antaranya mengatakan bahwa raja bukanlah tuhan. Karena jika setiap memutuskan masalah ia selalu meminta pertimbangan mereka. Padahal tuhan mempunyai sifat yang sempurna, salah satunya yaitu zat yang paling mengetahui.

Kemudian enam orang tersebut bersepakat menolak perintah raja dan akan pergi meninggalkan kerajaan. Walaupun dengan meninggalkan kemewahan dan kecukupan duniawi mereka tetap dalam pendiriannya. Kemudian mereka pergi meninggalkan kerajaan sampai jarak yang cukup jauh.

Dalam perjalanannya meraka bertemu seorang yang sedang menggembala kambing dengan membawa anjing. Mereka menceritakan apa yang terjadi kepada panggembala tersebut, sehingga menjadikannya ikut prihatin. Untuk itu ia menunjukan sebuah gua kepada mereka untuk bersembunyi jika raja mengejar mereka.

Setelah itu orang tujuh tersebut dan seekor anjing pergi menuju sebuah gua di sebuah gunung untuk bersembunyi. Setelah sampai di mulut gua mereka melihat air terjun kecil dan mereka dapat menggunakan airnya. Kemudian mereka masuk ke dalam gua, karena kelelahan mereka memutuskan untuk beristirahat.

Setelah istirahat sekitar setengah hari, mereka bangun dang memutuskan ingin membeli makanan karena lapar. Salah satu di antara mereka pergi ke kota untuk membeli makanan yang di butuhkan. Pada saat keluar gua ia melihat air terjun sudah kering dan melihat sekeliiling sudah berubah, hal itu membuatnya merasa aneh.

Setelah sampai di kota ia membeli roti di sebuah toko, saat membayar penjual terkejut dengan uang yang diberikannya. Uang tersebut adalah uang kuno yang pada zaman sekarang tidak digunakan dan sulit untuk ditemui. Penjual roti menyangka bahwa ia telah menemukan harta karun, ia dipaksa untuk menunjukannya.

Ia mengatakan itu adalah uang biasa, bukan uang kuno atau harta karun yang disangka. Kermudian ia dibawa ke kerajaan dan bertemu raja untuk ditanyai tentang perihal uang tersebut. Ternyata raja sudah berganti dan masa sudah terlewat sampai 300 tahun, sehingga ia sangat bingung.

Pada zaman itu raja adalah orang yang islam, begitu juga dengan rakyatnya, kemudian ia pergi untuk menunjukan rumahnya. Sesampainya di rumahnya ternyata keluarganya sudah tidak ada dan yang ada adalah keturunannya yang sudah tua. Orang tua tersebut menceritakan bahwa dulu ada keluarganya yang hilang atau pergi tanpa kembali.

Setelah di sadari bahwa ia telah tertidur di dalam gua selama 300 tahun, walaupun yang dirasakan adalah sekitar setengah hari. Kemudian ia akan menunjukan teman temannya yang ada di gua kepada raja dan raknyatnya. Setelah sampai di samping gunung, ia meminta raja dan rakyatnya untuk sampai di situ saja, karena jika tidak maka akan menjadikan temannya takut.

Sesampainya di dalam gua, ia menceritakan semua yang terjadi kepada teman temannya. Akan tetapi mereka bersepakat untuk meminta kepada Tuhan untuk menjcabut nyawa mereka. Karena jika mereka turun dari gunung maka mungkin akan terjadi fitnah yang tidak diinginkan, seperti mereka akan didewakan oleh orang banyak dan fitnah lainnya.

Kemudian Allah mencabut nyawa mereka dan menutup guanya sehingga tidak diketahui lagi oleh orang lain. Setelah itu walaupun mencari, raja dan raknyatnya tidak pernah menemukan lokasi gua dari ashabul kahfi. Demikian kisah lengkap dari ashabul kahfi yang menarik, semoga bermanfaat bagi para pembaca. 

Post a Comment for "Cerita Lengkap Ashabul Kahfi Tidur 300 tahun di Dalam Gua"