Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Selalu Taat Beribadah Tetapi Gosong Terbakar di Dalam Kubur

Hidup di dunia tidaklah selamanya karena hidup di dunia hanya sementara, ada yang mengatakan hidup di dunia seperti bersinggah untuk minum kopi. Itu artinya hidup di dunia hanya sementara dan akan melanjutkan kehidupan yang yang lain yaitu kehidupan setelah mati. Kehidupan setelah mati yaitu kehidupan di alam kubur kemudian kehidupan akhirat yang kekal.
kuburan
kuburan
Di alam kubur kehidupan seseorang sangat bermacam macam, ada yang dalam keadaan baik dan nyaman dan ada dalam keadaan buruk dan tersiksa. Atau bisa dikatakan kenikmatan kubur dan siksaan kubur, itu tergantung dari amal seseorang semasa di dunia. Jika amal seseorang baik maka kehidupannya di alam kubur baik pula, dan jika amalnya buruk maka keadaannya di alam kubur buruk pula.

Jadi jika kita ingin hidup dalam keadaan baik setelah meninggal dunia maka berusahalah untuk melakukan banyak amal baik. Ada sebuah cerita yang mungkin bisa menginspirasi kita, yang diceritakan oleh orang yang mengatakan bahwa cerita tersebut adalah cerita nyata. Ceritanya kurang lebih yaitu ... ada seorang yang meninggal dunia, ia adalah seorang pegawai atau kepala bank.

Pada saat pemakamannya banyak temannya sesama pegawai bank yang menghadiri pemakamannya untuk menghormatinya. Ia dikenal orang yang baik dengan sesama teman, keluarga dan lainnya, selain itu ia juga orang yang tergolong ahli ibadah. Oleh karena itu teman dan keluarganya sangat kehilangan sosok almarhum yang baik.

Di area pekuburan, jenazah dikuburkan dengan khidmat dan lancar dengan dihadiri para keluarga dan pelayat. Setelah beberapa saat ada jenazah lain yang datang untuk dikuburkan, dan ternyata liang kuburnya tertukar. Walaupun sudah dikuburkan, keluarga jenazah yang baru datang ingin kuburannya dibongkar untuk ditukar kembali.

Apa daya, atas permintaannya kuburan di bongkar kembali, setelah dibongkar pada saat itulah semua pelayat terkejut.  Jenazah dan kain yang menbungkusnya terihat hitam seperti gosong terbakar api. Semua pelayat merasakan merinding dan akhirnya jenazah tidak jadi di bongkar, kemudian liang kubur ditutup kembali.

Jenazah yang baru datang dikuburkan pada liang kubur yang lain, karena melihat hal yang tidak biasa tersebut. Disimpulakan bahwa jenazah yang terlihat hitam tadi adalah disiksa dalam kuburnya dengan panas api. Yang mengherankan adalah almarhum adalah orang yang dikenal baik dan ahli ibadah.

Akan tetapi mengapa di alam kuburnya ia disiksa dengan siksaan yang menyakitkan seperti siksaan orang pendosa. Setelah di pahami, kesalahannya yaitu bahwa ia adalah seorang pegawai bank dan bank adalah sesuatu yang dilarang dalam agama. Sebuah bank di larang dalam agama karena bank mengandung riba dan perbuatan riba adalah dosa yang besar.

Para teman teman almarhum yang masih hidup dan bekerja di bank menyadari akan hal tersebut, kemudian memikirkan untuk keluar dari pekerjaan di bank. Hikmah dari kejadian tersebut yaitu bahwa kita lebih berhati hati lagi dalam kehidupan ini. Jangan sampai kita melakukan hal yang melanggar agama sehingga kita sengsara  di kemudian hari.